All posts by sularnostp

Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta

Gunung Kidul, Yogyakarta salah satu andalan tempat wisata di daerah ini adalah Pantai Drini. Pantai Drini berlokasi satu kawasan dengan Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Pantai Kodok. 

Pantai Drini menawarkan pantai yang masih alami. Di pantai ini terdapat sebuah pulau yang sudah ditata sedemikian rupa hingga bisa digunakan oleh wisatawan yang berkunjung.  Segar udara laut yang bertiga membuat betah untuk menikmati suasana yang ada.

Untuk masuk kita dikenakan biaya tiket 9.500 per orang. Dengan tiket senilai itu kita bisa menikmati beberapa pantai yang ada disana. Biaya parkir 5.000 rupiah per mobil. Untuk naik ke pulau Drini dikenakan biaya 2.000 rupiah. Entah legal atau ilegal karena pencarian uang tersebut tidak diberi tiket.

Di Pulau kita bisa menikmati suasana pantai dari atas pulau dengan hembusan udara dari pantai. Stand untuk foto selfie juga tersedia. Berbagai bentuk baik kupu-kupu, gubuk ataupun berlatar belakang ombak laut. Lelah berjalan naik ke pulau terbayar dengan segar dan sejuknya udara di pulau Drini.

Pantai Drini sangat bersahabat dengan anak-anak. Cekungan partainya tidak berombak besar sehingga bisa dipakai bermain oleh anak-anak. Anak-anak bisa bermain mencari hewan laut atau bermain perahu yang disewa. Pasir pantainya yang bersih sangat nyaman buat bermain dan foto-foto.

Berbagai oleh-oleh olahan hasil laut bisa kita bawa pulang sebagai buah tangan. Kripik rumput laut yang rendah, berbagai macam ikan goreng kering siap dibeli dengan harga yang cukup murah.

Keindahan alam dan segalanya udara laut dipadukan dengan kuliner olahan laut akan memanjakan rekreasi anda dan membawa kesan tersendiri.

Yogyakarta Istimewa

Pantai Drini 

Gunung Kidul 

Advertisements

Pantai Parangtritis Baru

Sepintas kita melihat kolam renang di dalam foto adalah kolam renang yang bagus dengan dasar dari keramik berlatar belakang pantai yang indah. Suasana yang segar terlihat begitu menarik hati untuk berenang.
Kolam renang ini sebenarnya adalah ide kreatif dari masyarakat sekitar Pantai Parangtritis Baru untuk mendapatkan penghasilan dari wisatawan yang datang. Kolam renang tersebut bukanlah kolam renang permanen yang terbuat dari keramik. Kolam renang ini dibuat dari terpal yang ditata sedemikian hingga bisa menampung air selutut orang dewasa. Ya cuma selutut orang dewasa airnya karena kolam renang ini memang diperuntukkan untuk anak-anak kecil.

Kolam renang ini berada di Pantai Parangtritis Baru. Pantai Parangtritis Baru terletak disebelah barat Pantai Parangkusumo Bantul Yogyakarta. Tempatnya berdekatan dengan Gumuk Pasir. Kurang lebih 5 menit bersepeda motor dari Gumuk Pasir. Kalau ditelusur terus ke timur nantinya juga akan sampai di Pantai Parangtritis.

Kolam renang ini disediakan untuk wisatawan yang memiliki anak kecil yang kepingin berenang di pantai. Sehubungan ombak pantai selatan yang kurang bersahabat dan berbahaya maka diharapkan kolam renang ini bisa menggantikan mandi di pantai.

Keunikan kolam renang ini adalah airnya yang hangat. Airnya berupa air tanah yang dipompa dari dalam tanah dan sudah terasa hangat ketika keluar dari pompa. Menurut pengelola kolam renang, air ini akan semakin panas pada musim penghujan. Mungkin karena siang hari pasir terkena panas dan panasnya tersimpan dipasir yang menghangatkan air bisa juga karena Pantai Parangtritis Baru berdekatan dengan Parang Wedang yang menghasilkan air panas memiliki saluran air bawah tanah yang sama.

Sambil mengawasi anak-anak berenang orang tua bisa sambil merendam kakinya untuk terapi relaksasi syaraf-syaraf yang tegang sambil menikmati air degan ijo atau makanan ringan yang cukup bersahabat dengan kantong. Untuk masuk kolam renangpun cukup murah, cukup bayar 5.000 per anak yang berenang dan sewa ban atau pelampung mainan anak 5.000 juga. Bermain sepuasnya tanpa batasan waktu dan tanpa takut bahaya ombak pantai selatan.

Selamat berlibur

Bantul Projo Tamansari

Yogyakarta Istimewa   

Bukit Onga’an Besowo KediriĀ 

Pare, Kediri 25 Mei 2017 hari libur nasional yang tidak disia-siakan untuk mengisi hari libur. Kamis pagi rencana habis subuh sudah berangkat namun menjadi mundur karena perut agak sedikit bermasalah…..perutnya mules, mungkin kebanyakan pedas hari sebelumnya.

Sudah meluncur bersama teman-teman tapi masih menunggu satu teman lagi yang mengetahui jalan menuju Bukit Onga’an. Ya Bukit Onga’an berada di Besowo Timur Kecamatan Kepung Kediri yang satu tahun ini mulai terkenal dengan pemandangan alam yang berlatar belakang Gunung Kelud. Ketenarannya menantang tim BCC (BISI Cycling Club) perjuangan untuk mencoba trek jalur menuju Bukit Onga’an.

Tepat jam 6 pagi (sudah kesiangan) tim BCC perjuangan berangkat berempat menuju Bukit Onga’an. Dari Tulungrejo Kecamatan Pare menyusuri jalan TPK Gedangsewu menuju ke Kepung. Masih dengan jalan beraspal yang sedikit menanjak walaupun tidak terlihat tetapi terasa juga dipaha kalau jalannya naik. Sampai Pasar Dinoyo tim masih bersemangat. Kanan kiri perumahan penduduk sesekali melewati peternakan ayam yang lumayan baunya. Sampai di pertigaan arah Kepung dan Kandangan kami ambil arah kanan menuju Siman. Lumayan jalannya mulai menanjak dan kamipun sesekali berhenti untuk istirahat mengatur nafas.

Sampai pertigaan Sidodadi jalan masuk gang yang cukup masuk satu mobil. Perlu hati-hati karena setelah masuk ternyata jalannya turun curam, meskipun beraspal namun sempit. Untuk kelas sepeda pancal harus ekstra hati-hati. Sampai pertigaan belok kanan dan wau jalannya sangat menanjak. Dilihat sepertinya terasa berat untung dipojok pertigaan ada penjual pisang akhirnya kami memutuskan untuk istirahat beli pisang buat pengganjal perut. Setelah istirahat kami lanjutkan perjalanan dengan menuntun sepeda kami.

Masuk perkampungan dengan jalan cor beton lumayan sepeda bisa dinaiki. Namun tidak jauh kami sudah masuk area hutan. Jalan yang kami lewati berupa jalan tanah yang berdebu. Jalan ini adalah jalan yang biasa dilewati oleh pencari rumput dari hutan. Medan yang berat memaksa kami untuk sering berhenti beristirahat. Melewati hutan yang lebat dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi sesekali kami berpapasan maupun disalip oleh sepeda motor yang lewat.

Trek jalannya memang cocok untuk trek montor trail. Sebelum masuk pintu tiket kami disuguhi jalan yang sangat menanjak dan berbatu dan lagi lagi kami harus menuntun sepeda kami. Sampai dipintu tiket kamipun beristirahat lagi sambil menghabiskan pisang yang kami beli. Sambil ngobrol-ngobrol dengan penjaga pintu tiket kami mengembalikan tenaga yang terkuras. Setelah kembali fit kami melanjutkan perjalanan dan ternyata kami tidak ditarik biaya tiket…mungkin kasihan karena melihat kami yang sudah kepayahan naik pakai sepeda…hahahaha

Dari pintu tiket ini menurut penjaga tinggal 2 km atau sekitar 10-15 menit perjalanan sepeda motor…weh itu sepeda motor kalau sepeda pancal berapa jam ya? Tapi kami tetap semangat. Dengan medan jalan tanah yang berpasir kami harus hati-hati karena jalan jadi licin. Jalan semakin menanjak kanan kiri terlihat tanaman pangan petani sekitar. Pohon-pohon yang tumbuh tinggi terlihat sebagian yang terbakar akibat letusan Gunung Kelud tahun 2014 yang lalu. Tanjakan-tanjakan kami lalui akhirnya puncak bukit mulai terlihat dan akhirnya tanda arah Bukit Kura-Kura sudah terbaca. Ini tandanya sudah mulai masuk area bukit yang kami tuju.

Bukit kura-kura berada disebelah kiri jalan yang dipisahkan dengan jurang yang sangat dalam. Bagi yang senang selfie atau wefie bisa foto-foto dulu. Masuk area bukit onga’an disuguhi jalan menanjak yang sangat ekstrem lagi. Namun setelah itu akan disuguhi pemandangan alam yang sangat indah dan menawan sejuk serta segar udaranya. Perjalanan dari Tulungrejo Pare 3 jam lebih sedikit dengan sepeda pancal.

Di Bukit Onga’an ada juga pohon cinta bagi muda-mudi yang lagi kasmaran. Berhubung tim BCC tidak ada yang membawa pasangan maka kami putuskan untuk menikmati jajanan yang ada dengan minuman khasnya kopi besowo.

Bagi pembaca yang mau mencoba menghilangkan penat diakhir pekan bisa dicoba ke Bukit Onga’an tapi saran kami bawa sepeda motor aja biar tidak terlalu capek.

Selamat mencoba dan selamat menikmati