Patung Jamu Gendong Sukoharjo

image

Patung jamu gendong Sukoharjo berdiri kokoh menyambut warga atau tamu yang datang ke kota Sukoharjo. Patung ini menjadi ikon tersendiri dan menjadi simbol selamat datang di kota Sukoharjo.

Patung jamu gendong yang berlokasi di Bulakrejo Sukoharjo ini menjadi bukti bahwa kota Sukoharjo telah dijadikan pusat jamu nasional. Selain itu patung jamu gendong merupakan apresiasi pemerintah Sukoharjo terhadap penjual jamu gendong yang telah berjasa membesarkan nama Sukoharjo.

Bermula dari Desa Nguter yang menjadi perintis adanya jamu gendong ini. Banyak masyarakat Desa Nguter yang meramu dan meracik jamu untuk dikonsumsi. Konon kegiatan meramu dan meracik ini sudah dilakukan sejak jaman Kerajaan Mataram Kuno. Bahkan Raja Mataram Kuno saat itu juga mengkonsumsi jamu buatan dari Desa Nguter ini untuk menjaga kesehatannya dan keluarganya. Lambat laun ada masyarakat yang mencoba memproduksi jamu dalam dkala besar untuk dijual. Salah satu yang terkenal adalah pabrik jamu Nyonya Meneer yang berdiri sejak 1919.

Selain dalam bentuk serbuk, masyarakat juga menjual dalam bentuk siap minum atau cair. Mereka membuat jamu cair dan memasukkannya ke dalam botol-botol yang telah disediakan. Botol-botol tersebut kemudian ditata rapi di dalam tenggok atau bakul. Bakul inilah yang digendong dibelakang punggung penjual berkeliling ke kampung-kampung. Para penjual ini berkeliling dengan menggunakan pakai jarik dan pakaian khas. Karena itulah disebut penjual jamu gendong.

Berbagai jamu mereka bawa, mereka akan meracik sesuai dengan pesanan pembeli mulai jamu beras kencur, kunir asem, temulawak, jamu pahitan bahkan jamu manisan untuk anak-anak. Jamu tersebut bisa bermanfaat untuk untuk pegal linu, masuk angin, menambah asi bagi ibu hamil, untuk keperkasaan pria bahkan jamu untuk kaum wanitapun bisa diracik. Para pembelipun dapat memesan langsung, apabila tidak tersedia penjual jamu gendong akan menawarkan untuk membuatkannya spesial dan akan dibawa hari berikutnya.

Berbicara penjual  jamu gendong yang terlintas mungkin hanya Desa Nguter saja. Namun banyak penjual jamu gendong tidak hanya dari Desa Nguter saja. Hampir merata di Sukoharjo pasti ada yang berjualan jamu. Mereka merantau ke seluruh penjuru nusantara untuk mendapatkan rejeki dari berjualan jamu gendong. Banyak masyarakat di Sukoharjo contohnya di Desa Gentan Kecamatan Bulu menjadikan berjualan jamu menjadi mata pencahariannya. Mungkin banyak yang tidak terekspos ke media tetapi merekalah pahlawan bagi keluarganya. Mereka ada yang merantau ke Ceribon, Jakarta dan daerah-daerah lainnya untuk mencari rejeki.

Dulu kebiasaan mereka merantau dengan suami mereka berjualan bakso. Jadi suami jualan bakso istrinya jualan jamu. Namun sekarang banyak juga sang suami juga beralih berjualan jamu karena modal kecil dan keuntungannya lebih menjanjikan berjualan jamu. Sekarang lebih banyak penjual jamu yang memanfaatkan transportasi seperti sepeda ataupun sepeda motor. Bahkan tidak sedikit yang sudah membuka gerai toko untuk berjualan jamu tanpa harus keliling lagi

Saya pribadi merupakan hasil dari jerih payah penjual jamu gendong. Ucapan terima kasih yang tak terhingga dan tak terbalaskan buat Ibu saya yang juga merupakan salah satu bagian dari penjual jamu gendong. Dengan pengorbanan Beliau dan Bapak saya bisa menamatkan sekolah sampai jenjang S1. Dengan manajemen keuangan Beliau yang sangat sederhana meskipun hasilnya sedikit ternyata bisa membiayai saya sampai selesai dan di wisuda. Kadang saya berfikir Beliau adalah wanita super yang mengalahkan ahli manajemen dan matematika. Dengan latar belakang pendidikan tidak sampai lulus SD tapi bisa membiayai hidup untuk keluarga dan keempat anaknya. Terima kasih Ibu do’akan saya bisa membalas semua jerih payah Ibu dan semoga setiap tetes keringat Ibu dan Bapak dibalas surga. Amin

Pataslah pemerintah Sukoharjo membuat patung jamu gendong. Merekalah pahlawan bagi keluarga dan penyokong ekonomi Sukoharjo. Semoga jamu tetap lestari diera perkembangan jaman ini. Tetap bersaing dengan minuman-minuman berenergi dan minuman segar yang kian merebak. Hidup Jamu Gendong……..

Advertisements

2 thoughts on “Patung Jamu Gendong Sukoharjo”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s