Pasar Tradisional di Era Modern

image

Salah satu tempat favorit saya saat pagi-pagi bersepeda selalu saja ingin mengelilingi pasar tradisional. Tempat yang mungkin asing bagi kebanyakan orang yang lebih memilih belanja di mall atau swalayan.

Meski cuma lewat sepintas berkeliling tidak membeli, namun hal itu membuat saya menjadi ketagihan untuk datang lagi dan datang lagi.

Dari sekian banyak pasar tradisional yang ada di negara ini tinggal beberapa pasar tradisional yang masih mampu bertahan di era yang serba modern ini. Dulu seingat saya hampir disetiap desa ada satu pasar tradisional sebagai tempat transaksi jual beli kebutuhan sehari-hari di desa itu. Kemarin pas pulang ke desa menyempatkan diri jalan-jalan ke pasar ternyata penjualnya tinggal 3-4 orang dan itu kebanyakan sudah simbah-simbah.

Meskipun pemerintah mulai menggalakkan lagi pasar tradisional dengan menambah fasilitas yang lebih bagus tapi pada kenyataannya pasar tradisional sudah turun pamor dan kalah bersaing dengan mall ataupun swalayan yang mulai menjamur  sampai ke pelosok-pelosok desa. Pasar tradisional seakan mulai musnah tergerus perkembangan jaman. Namun ada beberapa pasar tradisional yang masih bertahan dengan persaingan yang ada.

Keadaan yang seperti ini seharusnya bisa menggugah hati kita atau para pejabat pembuat keputusan dan pemangku aspirasi rakyat untuk lebih menghidupkan lagi adanya pasar tradisional yang semakin menghilang. Bisa dimulai dari yang kecil dari diri kita sendiri untuk mulai memupuk rasa ingin membeli kebutuhan hidup sehari-hari dipasar dan mulai mengurangi beli sesuatu di mall atau swalayan. Semoga kalau sudah kita mulai dari diri kita sendiri kelak kalau kita jadi aspirator rakyat bisa tetap konsisten menjalankannya sehingga pasar tadisional bisa hidup lagi.

Pasar Pare di Kediri ini memang lain daripada yang lain, makanya saya sangat senang kesini walaupun tidak belanja dan hanya sekedar bersepeda untuk menyegarkan badan. Pasar Pare ini merupakan salah satu pasar tradisional yang masih masih bergeliat di era sekarang ini. Pernah saya datang jam 3 pagi pasar ini sudah ramai dengan aktifitasnya. Setiap hari pasar ini penuh dengan penjual dan pembeli yang melakukan transaksi, bahkan di pagi-pagi buta sudah ada juga pengamen yang sudah berkeliling. Suara riuh ramai penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi inilah yang menarik saya untuk datang kesini menikmati suasana pasar. Suara-suara yang khas dan tidak ada kata-kata marah ataupun umpatan meski kadang pembeli menawar seenak hati tapi selalu candaan yang saya dengarkan.

Ada berapa keuntungan sebenarnya kalau kita mau belanja ke pasar tradisional :

1. Bisa mendapatkan harga murah
Memang tidak dapat kita pungkiri kalau harga di pasar tradisional pasti lebih murah dibandingkan dengan yang ada di mall atau swalayan. Harga-harga di pasar tradisional semuanya bebas pajak baik PPN atau PPh sehingga tidak usah ribet menghitungnya maupun membayar dengan harga mahal.

2. Sesuai sunah Rasulullah Muhammad SAW
Di pasar tradisionallah terjadi transaksi sesuai dengan syariah. Secara jual beli telah memenuhi syarat yang ditentukan. Ada barang yang dijual, ada pembeli, ada penjual dan ada akad jual beli. Kita bisa bertemu langsung dengan penjual atau pembeli dan bisa langsung melakukan tawar menawar. Berbeda dengan di mall atau swalayan penjualnya cuma diwakili pramuniaga dan harganya sudah dimonopoli oleh penjual. Yang pasti pahalanya lebih besar kalau beli di pasar tradisional.

3. Saling silahturahmi
Secara tidak langsung kita bisa mempererat tali silahturahmi, secara otomatis akan membuka pintu rejeki. Dengan silaturahmi bisa mempererat tali kekeluargaan. Tidak jarang juga ada yang membeli sesuatu karena ada cewek gebetan yang menunggu di tokonya. Hahaha

4. Tubuh sehat
Jalan-jalan menyusuri pasar tentu saja membuat keringat keluar secara tidak langsung kita berolah raga. Selain itu manfaat silahturahmi juga bisa menyehatkan tubuh karena dengan bersilahturahmi bisa bercerita bahkan bisa tertawa lepas.

Pasar tradisional semoga bisa tetap bertahan di era yang semakin modern. Saat mall dan swalayan menjamur tak terbendung lagi tetapi pasar tradisional menawarkan harga yang sangat bersaing, barang yang bagus, kenyamanan dalam bertransaksi dan yang pasti keramahan dari penjual yang tidak akan kita dapatkan di mall maupun swalayan.

Pasar Pamenang
Pare – Kediri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s