Kampung Inggris Tulungrejo Pare

image

Pagi-pagi mencoba menyusuri Kampung Inggris yang berada di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Suasana desa masih terasa pagi ini, udara masih segar dan hiruk pikuk kendaraan besar yang bikin macet belum ada.
Meskipun jam masih menunjukkan jam 5 pagi lebih namun aktifitas di Kampung Inggris ini sudah mulai ramai. Lalu lalang siswa kursus sudah terlihat mulai menuju ke tempat kursusan. Di tempat kursuspun sudah ada beberapa aktifitas siswa kursus yang sudah cas cis cus berkata-kata dalam bahasa inggris. Ada yang berkelompok ada yang menyendiri sambil komat-kamit seperti menghapalkan sesuatu. Sepeda-sepeda berjejer dengan rapi menandakan siswa yang ikut kursus tidak sedikit. Ada juga yang sudah mulai berjalan-jalan sambil berpasangan sambil berbicara bahasa inggris.

Ya itulah aktifitas pagi hari yang hampir setiap hari bisa kita jumpai di Kampung Inggris Tulungrejo Pare. Kampung ini memang terkenal dengan sekian banyaknya kursusan bahasa inggris. Hampir semua orang tahu bahkan orang-orang luar jawa sudah banyak yang kursus di kampung inggris ini. Setiap liburan sekolah kampung inggris ini akan penuh dengan siswa-siswa yang mengambil kursus khusus holiday. Ya program kursus bahasa inggris yang diperuntukkan bagi siswa/mahasiswa yang ingin mengisi waktu liburnya dengan menambah skill bahasa inggrisnya.

Kampung Inggris berlokasi di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur. Lokasi ini bisa kita capai dengan berbagai sarana transportasi. Memang letaknya yang masih di pedesaan sehingga kita harus mencapai lokasi dengan sedikit kesusahan. Untuk yang dari arah barat Jakarta atau dari Bandung akan lebih enak bila kita jangkau dengan transportasi darat berupa kereta api langsung turun Stasiun Kediri. Kalau naik bus dari arah barat bisa turun Terminal Jombang terus tunggu bus Jurusan Pare.

Sedangkan untuk daerah timur dari Surabaya bisa kita pakai kereta lokal Rapih Daha atau Penataran bisa turun di Stasiun Papar atau Stasiun Kediri.Dari Surabaya bisa juga kita pakai sarana transportasi darat berupa bus. Dari Terminal Bungurasih Surabaya langsung naik bus jurusan Tulungagung-Trenggalek atau Wates yang lewat Pare. Hati-hati untuk bus jurusan Tulungagung-Trenggalek lebih banyak yang tidak lewat Pare, saya sarankan untuk memilih bus yang lewat Pare. Setelah sampai Pare bus akan menurunkan di Perempatan Tulungrejo (bilang aja ke Pak kondektur mau ke Kampung Inggris). Dari pertigaan ke kampung Inggris masih harus naik becak atau ojek tapi kalau mau olah raga jalan kaki juga bisa kurang lebih 800 meteran dari perempatan sudah masuk area Kampung Inggris.

Banyak alumni kursusan dari Kampung Inggris telah menyebar ke seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Dari mulut ke mulut para alumni inilah yang membuat Kampung Inggris Tulungrejo Pare menjadi terkenal. Pada saat liburan sekolah banyak siswa atau mahasiswa yang belajar bahasa inggris ke Pare. Mereka mengambil program-program pendek untuk mengisi masa liburannya.

image

Di Kampung Inggris Tulungrejo Pare banyak ditawarkan berbagai macam program yang bisa diambil oleh siswa kursus. Mulai dari program harian, mingguan, bulanan bahkan program mahir. Para siswa bisa mengambil sesuai dengan kebutuhannya tanpa dibatasi. Ada juga program yang sekaligus menyediakan base camp. Dalam keseharian siswa dilatih untuk berbicara bahasa inggris. Bahkan ada tempat kursusan tertentu yang memberlakukan denda bagi siswanya yang tidak berbahasa inggris. Denda bisa juga berupa hukuman yang unik-unik.

Berkembangnya Kampung Inggris tidak lepas dari jasa Bapak Muhammad Kalend Osen. Kaget kan kok namanya Kalend Osen tapi depannya ada Muhammadnya. Saya sendiri juga awalnya tidak percaya kalau Beliau seorang muslim, karena Beliau terkenal dengan Mr Kalend Osen. Kalau mendengar namanya dipikiran kita pasti orangnya adalah orang barat dengan bahasa inggris yang dikuasai tapi ternyata Beliau adalah orang Indonesia asli. Muhammad Kalend Osen lahir di Kutai Kartanegara tahun 1945, Beliau adalah salah satu santri di Pondok Pesantren Gontor karena keterbatasan biaya Beliau hanya mampu sampai kelas 5. Karena keterbatasan biaya juga Beliau tidak bisa pulang ke daerah asalnya. Berkat saran dari sesama santri di Gontor Beliau disarankan untuk menemui KH. Ahmad Yazid (Beliau terkenal seorang kyai yang menguasai 8 bahasa asing selain bahasa daerah). Dari KH Ahmad Yazid lah Kalend Osen belajar agama dan bahasa dan akhirnya menetap di Pare. Beliaulah perintis berdirinya kursusan bahasa inggris di Desa Tulungrejo Pare pertama kali. Sejak 1976 beliau mendirikan BEC (Basic English Course) dan sudah meluluskan ratusan bahkan ribuan siswa yang kursus dan sudah tersebar ke penjuru dunia.

Dengan sistem belajar yang mudah dipahami dan lebih menyatu dengan alam serta banyaknya praktek langsung membuat kursusan di Kampung Inggris Tulungrejo Pare berkembang pesat. Hingga saat ini sudah berdiri lebih dari 130 kursusan yang siap menerima siswa-siswa yang mau ambil program bahasa inggris. Jadi tunggu apalagi bagi yang mau melancarkan bahasa inggrisnya silahkan datang aja ke Kampung Inggris Tulungrejo Pare, dijamin deh hasilnya akan memuaskan. Selamat bercas cis cus memakai bahasa inggris ya.

Salam Kampung Inggris
Tulungrejo-Pare-Kediri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s